|
Berawal dari berkumpulnya lima orang mahasiswa/i Buddhis yang melakukan kebaktian bersama di kampus STIE IBII atas dasar rasa kebersamaan dan kekeluargaan.
Dari perkumpulan lima orang mahasiswa/i ini, dibentuklah suatu organisasi yang dinamakan KMB (Keluarga Mahasiswa Buddhis), dengan tujuan mempelajari Buddha Dharma. Ketua pertama KMB ini dipercayakan kepada Sdr. Henry Surya (Angkatan ’89).
Periode ini dipimpin oleh Sdr. Hasbi Jien (Angkatan ’90) dan Sdr. Wisantar (Angkatan ’90). Pada periode ini dirintis kegiatan keakraban yang dilaksanakan di Vihara di Lembang, Bandung, yang diisi dengan ceramah-ceramah dan latihan sila.
Organisasi ini berkembang seiring dengan pertambahan jumlah mahasiswa Buddhis di kampus STIE IBII. Kepemimpinan pada periode ini dipercayakan kepada Sdr. Awi Selamat (Angkatan ’91). Dan diadakan pula kegiatan keakraban dengan para mahasiswa baru di Pondok Nisita, Cibodas, yang sampai saat ini dikenal dengan nama Dharma Wisata.
Keluarga Mahasiswa Buddhis STIE IBII dipimpin oleh Sdr. Anthony Japari (Angkatan ’92) yang dengan program-program kerjanya selalu berusaha mengaktifkan KMB dalam lingkungan kampus STIE IBII. Program Dharma Wisata II juga terlaksana dengan baik di Bumi Tri Dharma-Puncak.
Sdr. Dharma Mitra (Angkatan ’93), ketua baru yang membawa KMB STIE IBII memulai hidup barunya dengan nama baru KMB STIE IBII Dharma-Artha, yang direstui oleh Bhikkhu Dharma Vimala. Tidak ketinggalan logo KMB dengan teratai sebagai lambang kesucian ajaran Buddha, stupa Borobudur lambang perkembangan agama Buddha di Indonesia, dan roda Dharma sebagai pertanda tanggung jawab KMB STIE IBII Dharma-Artha untuk selalu memajukan Buddha Dharma. Dengan nama baru ini, KMB STIE IBII Dharma-Artha mulai menjalin kerjasama dengan KMB-KMB kampus lain.
Pada masa ini, gebrakan dengan ide-ide cemerlang terealisasi dibawah kepemimpinan Sdri. Kwok Tjiu Liong (Angkatan ’94), seorang wanita dengan pengabdiannya yang luar biasa. Untuk pertama kalinya berhasil mengadakan peringatan Waisak 2541-1997 dengan sukses dan dengan segala kesederhanaannya. Kegiatan-kegiatan sosial dan kunjungan-kunjungan ke vihara-vihara dirintis pada masa kepengurusan ini.
Pada masa ini KMB STIE IBII Dharma-Artha dipimpin oleh Sdr. Harun Pandapotan (Angkatan ’95) melakukan perombakan besar-besaran baik dalam hal program kerja maupun gaya kepemimpinan. Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan untuk pertama kali diadakan untuk mempersiapkan para pengurus yang akan menjalankan tugasnya pada masa jabatanya. Untuk pertama kalinya juga KMB STIE IBII Dharma-Artha turun langsung ke lapangan dalam pengabdiannya terhadap masyarakat dengan melaksanakan kegiatan Bakti Sosial.
Pada masa ini KMB STIE IBII Dharma-Artha STIE IBII dipimpin oleh Sdr. Steffen (Angkatan ’96), di mana pada masa tesebut mulai banyak melakukan hubungan kerjasama dengan pihak ekstern sehingga nama KMB STIE IBII Dharma-Artha mulai dikenal oleh pihak ekstern. Pada masa ini pekan meditasi untuk pertama kali diadakan untuk melatih ketenangan batin dan meningkatkan konsentrasi. Juga diadakan bakti sosial pengobatan dan pembagian sembako yang sukses ke daerah Jawa Tengah. Serta dimulainya Program Adik Asuh yang bekerja sama dengan Kalyana Putra, Jogjakarta.
Di bawah kepemimpinan Sdr. Robby Wijaya (Angkatan ’97), KMB STIE IBII Dharma-Artha mengalami kemajuan pesat terutama setelah diadakannya Leadership Training I. Di masa ini, disepakati bahwa KMB STIE IBII Dharma-Artha untuk lebih dikenal dengan nama Dharma-Artha. Dharma-Artha meningkatkan kualitas kegiatannya antara lain dengan melakukan Metta Day dan Bakti Sosial ke Lampung. Dharma-Artha juga terlibat dalam kegiatan organisasi Buddhis di luar kampus seperti terlibat dalam Panitia Perayaan Hari Tri Suci Waisak Nasional 2544/2001 di JHCC yang dihadiri oleh Abdurrahman Wahid. Juga mengadakan Dharma Wisata VII Pikachu (Piknik Kita Asyik and Luchu).
Di masa kepengurusan ini, Sdr. Handikin Setiawan (Angkatan '98) yang menjabat ketua umum membawa Dharma-Artha selangkah lebih maju dengan mengadakan Seminar, Job Fair and Workshop yang pertama kalinya di STIE IBII. Kegiatan ini diramaikan dengan ikut sertanya sepuluh perusahaan dan seminar motivasi yang dibawakan oleh Bpk. Andrie Wongso. Selain itu juga mengadakan acara bermain bersama anak-anak SLB Dian Grahita di Kampus STIE IBII, Dharma Wisata VIII Dagadu (Dharma-Artha Gaul di Gunung) dan kunjungan sosial ke Wisma Tuna Ganda Muslim dan Panti Asuhan Guna Nanda.
Sekali lagi Dharma-Artha menorehkan sejarah di STIE IBII, yaitu di bawah kepimpinan Sdri. Lady Diana (Angkatan '99) yang berhasil mengadakan Seminar Bedah Buku "Benih Perdamaian" karangan Acarn Sulak Sivaraksa, yang dihadiri juga oleh beberapa pengamat politik terkemuka, termasuk Abdurrahman Wahid. Seminar ini diadakan di Kampus STIE IBII dan bekerja sama dengan Hikmah Budhi. Kegiatan lainnya antara lain mengadakan anjangsana ke vihara-vihara di Jakarta dan Dharma-Artha IX Dakocan (Dharma-Artha Kompak, Ceria dan Beriman).
D ikepengurusan ini, kembali Dharma-Artha dipimpin oleh seorang wanita, yaitu Sdri. Margaret Yonatan (Angkatan '00). Di masa ini, Dharma Wisata X Survivor diadakan di Pantai Carita yang juga merupakan pertama kalinya Dharma Wisata yang diadakan di pantai. Diadakan juga Bakti Sosial di Pati Jepara selama 7 hari dan seminar "Love & Action To Success" dengan pembicara Bpk. Andrie Wongso dan Ko Harry Sutanto dengan moderator Mr Ponijan Liaw.
Di kepengurusan ini, untuk keempat kalinya Dharma-Artha dipimpin oleh seorang wanita yaitu Sdri.Fiony (Angkatan '02). Untuk kedua kalinya Dharma Wisata diadakan di Pantai Carita dengan tema Dharma Wisata XI Treasure Hunter, Dharma Wisata ini berhasil mencapai target 150 peserta. Dalam kepengurusan ini juga diadakan Talk Show dengan pembicara Bhikkhu Vijito Thera dan Bpk. Cornelis Wowor dengan moderator Mr Ponijan Liaw.
Di masa kepengurusan yang sedang aktif saat ini, Dharma-Artha dipimpin oleh Sdr. Rizal Halim Wijaya (angkatan '03). Berbagai rencana untuk pengembangan Dharma-Artha dan Buddha Dharma telah dibuat, di antaranya adalah Batsal (pengobatan massal), seminar dan Dharma Wisata XII diadakan di Bandung dengan tema Dharma Wisata XII Simple Life, yang diharapkan dapat berjalan dengan baik dan lancar hingga akhir kepengurusan ini.
[Back to Top]
|